Lintas Sumbar
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Lintas Sumbar
No Result
View All Result

Orang Tanpa Gejala Ancaman Terbesar Penyebaran Covid-19

Minggu, 12 April 2020 | 19:44
Ilustrasi. (Foto: ist)

Ilustrasi. (Foto: ist)

Share on FacebookShare on Twitter

Lintassumbar.id – Angka kasus positif Corona virus di Sumatera Barat kian hari semakin meningkat. Berdasarkan data terbaru, tercatat ada 44 kasus positif COVID-19. Angka ini naik drastis jika dibandingkan dengan hari sebelumnya yang hanya berjumlah 32 kasus.

Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam (PAPDI) Cabang Sumatera Barat dokter Akmal Mufriady Hanif mengatakan angka kematian COVID-19 di Sumbar per hari ini berada di angka 6,8 persen, di bawah angka kematian COVID Nasional sebesar 8,8%, dan diatas angka kematian global 5,9%.

BacaJuga

Pemko Pariaman Gelar Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD Kota Pariaman 2027

UMKM Pariaman Korban Banjir Terima Bantuan dari BI-Kemen UMKM RI

Akmal Mufriady Hanif

Menurut Akmal Mufriady, ada dua kemungkinan yang menyebabkan angka itu terus meningkat. Kemungkinan pertama kata Akmal adalah, Denominator atau angka pembagi yang terlalu rendah.

Artinya, banyak kasus yang tidak terdeteksi, penyebaran masih bebas dan tidak dikenali atau terkendali. Dan yang kedua, Rumah Sakit rujukan perawatan COVID-19 di Sumatera Barat tidak sanggup atau sudah overlimit.

“Menurut saya, kemungkinan disebabkan oleh dua kemungkinan itu. Atau, malah jadi kedua-keduanya menjadi penyebab. Jika ini tidak diantisipasi dengan cepat, maka kita tinggal tunggu saja ledakan kasusnya. Jika terjadi ledakan kasus, juga berkemungkinan terjadi ledakan kasus kematian,”kata Akmal Mufriady kepada Lintassumbar, Minggu 12 April 2020.

Dijelaskan Akmal, jika menggunakan hipotesa pertama yakni denominator, maka jika menggunakan Case Fatality Rate (CFR) dunia sebagai CFR Indonesia (5,9 persen), maka dengan jumlah kematian tiga orang, jumlah kasus sebenarnya 3×100 dibagi 5,9 maka ditemukan sekitar 52 kasus positif COVID-19.

Sementara jika menggunakan hipotesis yang kedua artinya, CFR yang 6,8 persen itu, tinggi sekali. Bisa juga diartikan Rumah Sakit Rujukan tidak siap.

“Nah, sekarang bayangkan kalau kedua hipotesis ini berjalan secara bersamaan. Artinya, kita underdiagnose jumlah kasus COVID positif yang ditemukan, jauh lebih rendah dari yang sebenarnya.

Hal ini sangat berbahaya karena ini artinya masih banyak kasus positif secara aktif menularkan ke orang lain. Kasus total positif hingga saat ini, dikurangi angka kematian total hingga hari ini ditambah kasus sembuh, sama dengan kasus yang sementara dalam perawatan.

Kasus COVID (+) Sumbar saat ini yang dalam perawatan 44 orang. Jika diambil saja CFR Nasional saat ini 8,8 persen, maka diperkirakan akan meninggal 4 orang dari pasien yg dirawat sekarang.

“Dengan kerja sama semua pihak, isolasi mandiri yang dilakukan secara ketat, mudah-mudahan kasus positif COVID tidak banyak lagi yang ditemukan. Saat ini, transmisi lokal jauh lebih berbahaya jika dibandingkan dengan kasus impor (perantau yang datang dari episentrum),” tutup Akmal Mufriady. (Jamal)

Share43TweetSend

Berita Terkait

Oplus_0

Pemko Pariaman Gelar Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD Kota Pariaman 2027

Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:33

...

Oplus_0

UMKM Pariaman Korban Banjir Terima Bantuan dari BI-Kemen UMKM RI

Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:28

...

Oplus_0

50 Pengusaha UMKM Kota Pariaman Ikuti Pelatihan Aneka Pembuatan Cake

Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:24

...

Oplus_0

Ribuan Benih Ikan Lele Ditebar di Desa Ampalu

Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:21

...

TSR Provinsi Sumbar Kunjungi Masjid Nurul Islam Jalan Kereta Api

Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:45

...

Wawako Padang Usul MBG Diganti Uang Tunai Selama Ramadan, Dorong Perputaran UMKM

Sabtu, 28 Februari 2026 | 13:32

...

Ilmarizal Mundur dari Wakil Ketua Umum I KONI Kota Padang

Sabtu, 28 Februari 2026 | 13:29

...

Festival Qasidah Rebana Klasik Antar SD/MI Diharapkan Jadi Iven Tahunan

Jumat, 27 Februari 2026 | 21:18

...

BERITA TERKINI

Oplus_0

Pemko Pariaman Gelar Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD Kota Pariaman 2027

Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:33
Oplus_0

UMKM Pariaman Korban Banjir Terima Bantuan dari BI-Kemen UMKM RI

Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:28
Oplus_0

50 Pengusaha UMKM Kota Pariaman Ikuti Pelatihan Aneka Pembuatan Cake

Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:24
Oplus_0

Ribuan Benih Ikan Lele Ditebar di Desa Ampalu

Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:21

TSR Provinsi Sumbar Kunjungi Masjid Nurul Islam Jalan Kereta Api

Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:45

Wawako Padang Usul MBG Diganti Uang Tunai Selama Ramadan, Dorong Perputaran UMKM

Sabtu, 28 Februari 2026 | 13:32

Ilmarizal Mundur dari Wakil Ketua Umum I KONI Kota Padang

Sabtu, 28 Februari 2026 | 13:29

Festival Qasidah Rebana Klasik Antar SD/MI Diharapkan Jadi Iven Tahunan

Jumat, 27 Februari 2026 | 21:18

Walikota Pariaman Optimis Jogging Track GOR Rawang akan Favorit Pelari Gen Z

Jumat, 27 Februari 2026 | 21:09

Pemerintah Pusat Serahkan Bantuan Perbaikan Rumah Rusak Akibat Bencana di Pariaman

Jumat, 27 Februari 2026 | 20:57

CFN Pemko Pariaman Diapresiasi Banyak Pihak, Pedagang Berharap Digelar Rutin

Jumat, 27 Februari 2026 | 20:54

Ketua Tim 9 TSR Pemprov Sumbar Budi Santoso Kunjungi Masjid Raya Kampung Baru Pariaman

Jumat, 27 Februari 2026 | 20:40
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
www.lintassumbar.co.id

© 2023 - Developed by Sumbarweb.

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video

© 2023 - Developed by Sumbarweb.