Lintas Sumbar
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Lintas Sumbar
No Result
View All Result

Promkes UPTD Kuraitaji Pariaman Punya Cara Khusus Latih Ibu Hamil

Sabtu, 20 Juni 2020 | 23:03
Share on FacebookShare on Twitter

Lintassumbar.id – UPTD Puskesmas Kuraitaji, Kecamatan Pariaman Selatan Kota Pariaman punya inovasi cara baru dalam memberikan edukasi kepada ibu hamil.

Kepala UPTD Puskesmas Kuraitaji, Ramadhani mengungkapkan inovasi metode penyuluhan tersebut digagas oleh program Promosi Kesehatan (Promkes) yaitu metode Emotional Demostration (EMO DEMO).

BacaJuga

Kabau Sirah Terjepit: Saatnya Bangkit atau Hilang dari Peta Liga 1

Perkuat Budaya Sadar Data, BPS Padangpariaman Sosialisasi Nagari Cantik

Dalam penjelasannya, EMO DEMO merupakan suatu kegiatan yang partisipatif dengan tujuan menyampaikan pesan sederhana dengan cara menyenangkan dan menyentuh emosi peserta melalui alat peraga. Seperti yang dilakukan pada kelas ibu hamil di Puskesmas Kurai Taji Sabtu, 20/6. Edukasi tersebut dilakukan melalui permainan susun balok dan tentunya kolaborasi dengan dokter, bidan, serta petugas gizi puskesmas kurai taji.

Materi EMO DEMO mengangkat topik “gizi anak pada 1000 hari pertama Kehidupan (HPK)” yang mana masa-masa ini disebut sebagai periode emas pertumbuhan dan perkembangan anak.

Sementara itu, petugas Promkes Puskesmas Kurai Taji, Andrian Yusman, yang terlibat langsung dalam EMO.DEMO menjelaskan kelas ibu hamil ini diadakan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan diantaranya cuci tangan pakai sabun sebelum masuk gedung puskesmas, menggunakan masker, cek suhu serta jaga jarak.

Dalam EMO DEMO menyusun balok ini, peserta dibagi atas 2 kelompok yang masing-masing terdiri dari 2 orang.

Andrian menerangkan setiap kelompok di beri kartu faktor yang berwarna hijau (untuk informasi kesehatan yg benar) dan kartu faktor berwarna merah (untuk informasi kesehatan yang tidak benar atau mitos). Ketika peserta mendapatkan kartu hijau maka akan diminta menyusun balok dan ketika peserta mendapat kartu merah maka tidak dibolehkan menyusun balok dan ketika peserta membacakan kartu faktor mereka diminta untuk berpendapat terhadap informasi kesehatan yang tertulis di kartu faktor tersebut.

“Semakin tinggi balok yang tersusun maka kelompok tersebut menang,” imbuhnya.

Adapun pesan kesehatan dalam permainan tersebut, jelas Andrian, yakni membentuk perilaku makan ibu hamil dan perilaku pemberian makan pada anak yang akan sangat mempengaruhi tumbuh kembang anak sehingga akan mencegah terjadinya stunting pada anak.

“EMO DEMO ini bisa menjadi alternatif untuk petugas dalam memberikan penyuluhan agar para peserta dan masyarakat tidak jenuh dan mudah memahaminya,” tutupnya.(AY/Fadli)

Share7TweetSend

Berita Terkait

Jamaldi

Kabau Sirah Terjepit: Saatnya Bangkit atau Hilang dari Peta Liga 1

Minggu, 19 April 2026 | 07:15

...

Perkuat Budaya Sadar Data, BPS Padangpariaman Sosialisasi Nagari Cantik

Minggu, 19 April 2026 | 06:28

...

RS Aisyiah Klaim Kematian Ibu Hamil Akibat Komplikasi Atonia Uteri

Minggu, 19 April 2026 | 06:19

...

Oplus_0

Padangpariaman Perjuangkan Rest Area Tol Sicincin untuk UMKM

Minggu, 19 April 2026 | 06:10

...

Mendikdasmen Resmikan Ruang Kelas Darurat di Padangpariaman

Minggu, 19 April 2026 | 06:06

...

Pemkab Padangpariaman Kucurkan Rp.23 Milyar untuk Perbaiki Sekolah Terdampak Bencana

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

...

Mentan Amran Meradang, Rp.455 Miliar Sudah Cair Sejak Januari, Realisasi di Sumbar Masih Lambat

Rabu, 15 April 2026 | 06:44

...

Pemko Pariaman dan DKI Jakarta Kerjasama Bidang Ketahanan Pangan

Rabu, 15 April 2026 | 06:33

...

BERITA TERKINI

Jamaldi

Kabau Sirah Terjepit: Saatnya Bangkit atau Hilang dari Peta Liga 1

Minggu, 19 April 2026 | 07:15

Perkuat Budaya Sadar Data, BPS Padangpariaman Sosialisasi Nagari Cantik

Minggu, 19 April 2026 | 06:28

RS Aisyiah Klaim Kematian Ibu Hamil Akibat Komplikasi Atonia Uteri

Minggu, 19 April 2026 | 06:19
Oplus_0

Padangpariaman Perjuangkan Rest Area Tol Sicincin untuk UMKM

Minggu, 19 April 2026 | 06:10

Mendikdasmen Resmikan Ruang Kelas Darurat di Padangpariaman

Minggu, 19 April 2026 | 06:06

Pemkab Padangpariaman Kucurkan Rp.23 Milyar untuk Perbaiki Sekolah Terdampak Bencana

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Mentan Amran Meradang, Rp.455 Miliar Sudah Cair Sejak Januari, Realisasi di Sumbar Masih Lambat

Rabu, 15 April 2026 | 06:44

Pemko Pariaman dan DKI Jakarta Kerjasama Bidang Ketahanan Pangan

Rabu, 15 April 2026 | 06:33

Yota Balad Sampaikan Proposal Pengembangan Sektor Pertanian ke Menteri Pertamian

Rabu, 15 April 2026 | 05:55

156 Calon Paskibraka Pariaman Ikuti Seleksi Paskibraka

Rabu, 15 April 2026 | 05:53

DPRD Padang Usulkan Pencabutan Perda Keuangan Kepala Daerah 2003

Kamis, 16 April 2026 | 13:02

Polda Sumbar Bongkar Pengoplosan LPG Subsidi di Padang

Jumat, 10 April 2026 | 06:21
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
www.lintassumbar.co.id

© 2023 - Developed by Sumbarweb.

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video

© 2023 - Developed by Sumbarweb.