Lintas Sumbar
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Lintas Sumbar
No Result
View All Result

Setahun Covid-19, 40 Orang Meninggal di Padang Pariaman

Rabu, 3 Maret 2021 | 16:26
Yutiardi Rivai.

Yutiardi Rivai.

Share on FacebookShare on Twitter

Lintassumbar.co.id – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman Yutiardi Rivai mengatakan sebanyak 40 orang meninggal di Padangpariaman akibat Covid 19.

“Kasus pertama covid di Padang Pariaman didapat pada tanggal 26 Maret 2020, saat ini Padang pariaman masih berada dalam zona kuning, yang berarti zona dengan resiko rendah,” ujarnya saat talkshow di media center kantor bupati Padangpariaman, Rabu, 3/3.

BacaJuga

Kisah Pilu Afrianti, Rumah Hanyut Tak Bersisa

Bawaslu Padang Pariaman Gelar Pendidikan Pengawas Partisipatif, Siap Kawal Pemilu 2029 Bermartabat!

Yutiardi menambahkan hingga saat ini, jumlah pasien positif covid-19 di kabupaten Padang Pariaman tercatat berjumlah 1.136 orang, isolasi mandiri 11 orang, isolasi Pemda 11 orang, jumlah pasien meninggal sebanyak 40 orang dan pasien sembuh mencapai 1069 orang.

Ia juga mengatakan, pentingnya kesadaran akan bahaya virus covid-19, dan selalu menjaga 5M, yaitu menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi aktivitas.

“Dinas kesehatan Padang Pariaman giat untuk selalu melakukan penyuluhan melalui media maupun penyuluhan langsung kepada masyarakat guna memutus rantai penyebaran covid-19 di Kabupaten Padang Pariaman,” ujarnya.

Ia mengatakan salah satu usaha pemerintah memutus mata ramtai penyebaran Covid-19 yaitu dengan mengadakan vaksinasi.

“Pada tanggal 1 Febuari kemarin, kita telah sukses melakukan penyuntikkan vaksin tahap pertama khususnya untuk tenaga Nakes dan pebabat esensial dilingkungan pemerintah, dan untuk tenaga nakes kita sudah melakukan suntik ke dua.
Untuk tahap selanjutnya kita akan mengadakan penyuntikan vaksin kepada ASN dan Tenaga Pengajar,” pungkas Yutiardi. (*)

Tags: Covid 19Padangpariaman
ShareTweetSend

Berita Terkait

Afrianti.

Kisah Pilu Afrianti, Rumah Hanyut Tak Bersisa

Sabtu, 29 November 2025 | 20:59

...

Bawaslu Padang Pariaman Gelar Pendidikan Pengawas Partisipatif, Siap Kawal Pemilu 2029 Bermartabat!

Sabtu, 29 November 2025 | 17:22

...

Mabes Polri Kirim 2,5 Ton Logistik untuk Percepat Penanganan Bencana di Sumbar

Sabtu, 29 November 2025 | 17:12

...

Kondisi Memprihatinkan, 700 Rumah Terdampak, Warga Pauh Diminta Tetap Mengungsi

Sabtu, 29 November 2025 | 16:08

...

Pemko Pariaman Turunkan Alat Berat, Atasi Genangan Air

Sabtu, 29 November 2025 | 08:39

...

JKA: Kebijakan Libur Sekolah Tergantung Situasi Padangpariaman

Sabtu, 29 November 2025 | 08:36

...

Bupati Padangpariaman: Kami akan Bantu Maksimal Masyarakat yang Terkena Musibah

Sabtu, 29 November 2025 | 08:30

...

Sinergi Bawaslu dan Pramuka Padang Pariaman: Meningkatkan Pengawasan Pemilu yang Berintegritas

Sabtu, 29 November 2025 | 08:23

...

  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
www.lintassumbar.co.id

© 2023 - Developed by Sumbarweb.

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video

© 2023 - Developed by Sumbarweb.